THE DESERT
They say the wheat cannot
grow
In the desert or amidst snow
Will the clouds bring their rain?
Will the snow melt once again?
In the meantime will wheat survive?
Will this grain become alive?
I seem to be that lone
grain
In my desert silent remain
Endure the draught and sandy pain
Till the clouds wash me again.
They say clouds will only rain
When they decide. We wish in vain.
No matter how brilliant a
mind
A soul that’s wise, a heart that’s kind
When lost in this endless space
Walking the desert pace after pace
When of grace there’s no trace
It is futile for us to chase
The spirit we try to embrace;
God in God’s time reveals God’s face.
- JALALUDDIN RUMI, on "From Wheat to Bread".
PADANG PASIR
Mereka bilang gandum tidak bisa tumbuh
Di padang pasir atau di tengah salju
Akankah para awan membawakan mereka hujan?
Akankah salju meleleh sekali lagi?
Sementara itu akankah gandum bertahan?
Akankah si butir tetap hidup?
Aku bagaikan si butir yang sendirian itu
Di padang pasirku keheningan berdiam
Menahan kemarau dan kepedihan berpasir
Hingga para awan mencuciku lagi.
Mereka bilang para awan hanya akan menurunkan
hujan
Ketika mereka memutuskan. Keinginan
kita sia-sia.
Tak peduli sebrilian apapun pikiran
Sebijaksana apapun jiwa, seramah apapun
hati
Ketika tersesat di ruang tak berujung ini
Berjalan di padang pasir itu selangkah demi
selangkah
Sepanjang menyangkut rahmat tak ada
jejak
Percuma saja kita memburu
Roh yang kita coba peluk;
Tuhan di dalam waktu Tuhan menyingkapkan
wajah Tuhan.