Entry: Sekuel I Kumpulan Puisi "From Wheat to Bread" Wednesday, October 11, 2006



WHEAT AND BREAD

 

What does the wheat know of the bread,
Except to dread;
Though the bread is far ahead,
Wheat calls it dead.
On this matter everything is said,
Put it to bed.
Unless the bread has a message to spread,
A path to tread.
Put not the bread into your mouth, but instead,
Let soul be fed;
Thus transmute your wheat to bread,
Make gold from lead.

If on the path you are bruised, bloody, red,
Just look ahead,
The bread too bled, fire and water baptized its head,
Till fears fled.

       

        - JALALUDDIN RUMI, on "From Wheat to Bread".

 

a aya terjemahkan secara bebas (mohon koreksi kalau ada kesalahan) ebagai berikut:

GANDUM DAN ROTI

 

Apakah yang dikenal Gandum tentang Roti,

Selain kengerian;

Walaupun Roti nun jauh di sana,

Gandum menyebut ia (sebagai) ajal.

Tanggapan untuk persoalan ini hanyalah,

Simpan saja persoalan itu.

Kecuali jika Roti mengirim pesan untuk disampaikan,

Satu jalan untuk ditempuh.

Bukanlah memasukkan Roti ke dalam mulut, melainkan,

Biarkan jiwa disuapi;

Lantas ubah Gandum engkau menjadi Roti,

(Laksana) mengubah emas dari timbal.

Jika tatkala menempuh jalan engkau dibuat memar, berdarah, merah,

Coba lihat ke depan,

Roti telah demikian berdarah, api dan air membaptis kepalanya,

Hingga ketakutan lenyap.

 

   2 comments

Falihatuzzahra
March 25, 2009   03:23 PM PDT
 
Salam..
Subhanalloh A Gama,leres ieu AA orang Tasik? punten ku bhs lembur supados langkung wanoh, ngaraos bingah abdi tiasa silaturahmi sanaos teu patepang Alhamdulillah mudah2han kapayuna tiasa tetep silaturahmi Insya Alloh sanes waktos dikomentaran karyana kaleresan abdige seneng sastra..ceukap heula ah..Wass
Saya sendiri
October 11, 2006   02:44 PM PDT
 
Kayaknya penerjemahannya masih amatiran, perlu diberi masukan untuk koreksi lebih lanjut.

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments